Showing posts with label Non Teknik. Show all posts
Showing posts with label Non Teknik. Show all posts

Saturday, 24 September 2016

Comparing the Effect of Blogging as well as Pen-and-Paper on the Essay Writing Performance

Comparing the Effect of Blogging as well as Pen-and-Paper on the Essay Writing Performance - In today’s world, there are lots of methods in language teaching in general and teaching writing in particular.
Using two different tools in writing essays and conducting a study to compare the effectiveness of these two
tools namely blog and pen-and-paper was the basis of this study. The result of this study showed that the tools by themselves could not effect on the quality of writing essays and improvement in the students’ writing performance. Using technology and in this study, Internet can motivate the EFL learners to write more eagerly since they may like innovation in learning in contrast with traditional old methods of learning writing and practicing it, but it does not necessarily improve their writing performance only because of using computer and Internet.
Comparing the Effect of Blogging as well as Pen-and-Paper on the Essay Writing Performance

The Iranian graduate students of UPM found blog more interesting and motivating tool for writing, but it was not as easy using as pen-and-paper for them with which everyone is familiar. This research could find answers to the research questions posed at the beginning of the study and investigated the hypotheses presented then.

Implications of the Study

The findings of this study have various implications for Iran Ministry of Education, EFL university lecturers,
EFL curriculum makers, language schools, and university students. This study can help Ministry of Education of Iran to plan the new methods of teaching writing at schools and universities such as using blogs in essay writing. They can use technology in their syllabus and compare the function with the conventional methods of teaching writing.
Related Journal : Using Social Media to Reinforce Environmental Learning And Action-Taking for School Students
It provides the EFL lecturers better knowledge and understanding about the graduate students needs for writing in English language. They can use blog as a tool for teaching writing in their classes and view the students motivation and eagerness in writing. Since this study had scheduled topics based on five categories of writing namely content, organization, vocabulary, language use and mechanics, the lecturers can focus on each category in each session of their lectures and ask the students to write essay topics based on these categories. If the lecturers give feedback to the students, it will be more beneficial for them and helps them to improve in their essay writing.

Maybe in some day if i being a teacher i will implement this method to improve my student writing skill and trigger their interest in studying English. combining technology and English language is the best way to learn Quickly.

Source : 
International Journal of English Language Teaching Vol. 6, No. 10; 2013
ISSN 1916-4742 E-ISSN 1916-4750
Published by Canadian Center of Science and Education

Author :
Hajar Kashani1, Rosnaini Binti Mahmud1 & Seyed Ali Rezvani Kalajahi

Direct Link :
http://dx.doi.org/10.5539/elt.v6n10p202
Read More

Wednesday, 14 September 2016

The Effect of Metacognitive Strategy in Reading Expository Text

The Effect of Metacognitive Strategy in Reading Expository Text - Reading is an important verbal skill that needs to be accomplished by students so that they can explore knowledge thoroughly. In the process of reading a text, a reader has to understand the content, information, explanation or facts intended to be delivered by the author. In another words, the reading process can be complex because readers would have to involve the quality of thought for the purpose of understanding the text. Without understanding the text that has been read, the reader will not be considered to have mastered the reading skill (Korabiak & Mete, 2004). This is because reading and understanding are constructive processes that support one another (Yahya & Ghazali, 2010). For an effective reader, the capacity of understanding a text is seen as important even in primary school.
The Effect of Metacognitive Strategy in Reading Expository Text

The metacognitive strategy is not something new in the education field. According to Eilers and Pinkley (2006), this strategy is applied and taught to students to enhance the understanding of a text that has been read. The application of the metacognitive strategy during reading and comprehension lessons is also believed to help students to think methodically in all three levels of reading processes, namely before reading, during reading and after reading (Boulware-Gooden et al., 2007).

Check this Picture Bellow :
The Effect of Metacognitive Strategy in Reading Expository Text
Constructivist theory of metacognitive strategy
in reading lessons using metacognitive strategies, students are seen to involve actively. Students involvement in using metacognitive strategies to understand texts has turned them into a more motivated and high confidence readers (Wigfield et al., 2008). Students also appear to enjoy activities like discussions with friends and flash back of reading material contents according to individual understandings. This activity can encourage them to interact with friends and teachers based on the reading materials that instantaneously can enhance understanding on the texts. Besides, these activities give opportunity for students to learn from one another in explaining their understanding.

In short, reading lessons using metacognitive strategies give very good effects towards student’s understanding. The exposure among primary school students can be very suitable to train students to understand the text that they are reading more meaningfully (Jafari & Ketabi, 2012; Karami & Hashemian, 2012). This study concluded that reading lesson using the metacognition strategy can help to enchance students with moderate level of understanding on expository texts to understand better and more effectively compared to conventional approach.

Published by Canadian Center of Science and Education
Correspondence: Yahya Othman, Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia, 43600 UKM Bangi,
Selangor, Malaysia. Tel: 603-8921-6231. E-mail: yahya.othman@ukm.edu.my
URL: http://dx.doi.org/10.5539/ies.v7n13p102

Read More

Wednesday, 24 August 2016

6 Peluang Usaha Sampingan Menarik

6 Peluang Usaha Sampingan Menarik - Sebagai seorang karyawan perusahaaan atau mungkin seseorang yang bosan terhadap rutinitas pekerjaan tentunya anda ingin memiliki usaha sampingan sendiri, dengan memiliki usaha sampingan sendiri tentunya akan meningkatkan peluang menuju hidup dan ekonomi yag lebih baik. Menjadi karyawan yang berpenghasilan besar memang menjadi sebuah kebanggaan dan kenyamanan tersendiri karena memiliki penghasilan tetap setiap bulan, jenjang karier yang jelas, berbagai macam jaminan dan tunjangan masa tua, jam kerja yang lebih teratur dan tertarget. Namun, tidak semua orang memiliki nasib dan peluang seperti yang di dapatkan oleh orang lain, terkadang didalam sebuah pekerjaan juga terdapat beberapa faktor yang menghambat seseorang dalam bekerja sehingga dapat menyebabkan kegagalan.
kumpulan ide wirausaha

Bekerja di dalam sebuah perusahaan tentunya memberikan keuntungan dari segi tunjangan dan jaminan hidup, seperti gaji tetap perbulan, tunjangan masa tua, jaminan kesahatan, fasilitas kantor yang memang disediakan untuk kita dan lain sebagainya. Namun menjadi karyawan juga tidak semudah yang dibayangkan jika mengingat adanya pemecata secara bertahap (PHK), perasaan tidak puas dan jenuh dalam menjalani rutinas bekerja, gaji yang dianggap kurang untuk memenuhi kebutuhan. Pada akhirnya banyak karyawan yang memutuskan untuk keluar dari zona aman pekerjaan dan memilih untuk memulai suatu pekerjaan dari awal.

Berdasarkana analisis itulah banyak karyawan atau pekerja yang memutar otak dan mencari peluang usaha sampingan yang ada disekitarnya. Karena belum siap kehilangan penghasilan tetap maka banyak dari mereka memilih untuk menjalankan usaha sampingan tersebut sambil tetap bekerja di kantor. Namun tidak sedikit pula yang akhirnya memutuskan untuk menjadikan bisnis atau usaha sampingan  menjadi sumber penghasilan utama untuk memenuhi kebutuhan mereka karena mereka merasa usaha sampingan justru lebih menguntungkan dibanding berkerja di kantor.

Ketika kita membicarakan tentang peluang bisnis usaha sampingan, maka terdapat banyak variasi dan jenis usaha sampingan yang tanpa kita sadari memiliki potensi besar dan itu ada disekita kita. Bahkan sebuah hobi pun juga dapat menjadi lapangan pekerjaan baru yang potensial.

Memanfaatkan Hobi Menjadi Peluang Usaha

Hobi Memasak

Untuk anda memiliki hobi memasak, dengan berbekal hobi dan keterampilan memasak tersebut anda dapat membuka usaha warung makan, angkringan, atau menciptakan varian makanan yang baru.

Hobi Memelihara Hewan

Untuk anda pecinta hewan, anda dapat mengembangkan usaha seperti berternak atau budidaya. Jika dilihat dari sektor budidaya dan peternakan, sebenarnya ini adalah peluang yang sangat menjanjikan. anda dapat memulai dari hal yang kecil seperti budidaya ikan hias, budidaya udang hias atau budidaya tanaman hias. tanaman dan ikan hias sendiri dikalangan masyarakat sangat diminati, tentunya penikmat mencari keindahan ikan hias dan tanaman tersebut, dan sebagai seorang pengusaha anda harus pandai-pandai melihat potensi pasar yang ada.

Hobi Berbelanja

Berbelanja merupakan hobi yang sangat menyenangkan dan merupakan hobi bagi kebanyakan kaum hawa. Bagi anda yang gemar berbelanja, peluang usaha jual beli barang dapat menjadi alternatif anda untuk mendapatkan pundi-pundi uang.

Jika anda kurang yakin dengan passion dan hobi anda untuk dijadikan peluang usaha, maka anda dapat mencoba beberapa referensi dibawah ini untuk memulai usaha anda.

Peluang Usaha Dengan Modal Kecil

Peluang Usaha : Menjual pulsa elektrik

Meningkatnya penggnaan telepon genggam dapat anda manfaatkan dengan berjualan pulsa elektrik all operator, bisnis ini sangat efisien karena kita tidak perlu membawa barang fisik karena pulsa berbentuk elektrik.

untuk dapat memulai usaha menjual pulsa anda dapat mengeluarkan modal 2-3juta sebagai starternya.

Peluang Usaha : Membuat blog

Membuat blog atau blogging adalah aktivitas yang ngetren dan meningkat pesat selama beberapa tahun terakhir. Maka dari itu, membuat blog dapat menjadi alternatif usaha sampingan untuk mendapatkan uang. Namun bagaimana cara menghasilkan uang dari blog? tentunya dengan memonetisasi blog tersebut dengan menampilkan iklan (ads).
Artikel Terkait : Panduan Membuat Blog Gratis
Untuk mendapatkan uang dari blog tentunya anda harus memiliki blog yang bagus pula, dan sayarat blog dapat dikatakan bagus jika memiliki artikel atau konte yang berkualitas. Membuat blog adalah proses yang kompleks karena dituntut untuk bersabar, sebagai awalan anda dapat membuat blog sesuai hobi anda ata pekerjaan anda, tidak perlu memaksakan harus membuat blog dengan tema diluar pengetahuan anda.

Yang lebih menarik lagi membuat blog tidak memerlukan biaya yang besar, cukup dengan mengeluarkan modal 200 ribu pertahun untuk membeli domain dan menggunakan platform gratis milik blogger anda dapat memulai usaha ini.

Peluang Usaha : Angkringan

Untuk anda yang memiliki rumah didekat area kampus maupun area industri membuat angkringan mungkin dapat menjadi peluang usaha yang dapat memberikan nilai yang signifikan. tidak dapat dipungkiri bahwa sekarang ini banyak angkringan yang mengadopsi konsep modern untuk menarik pelanggan. dengan berbagai referensi dari internet mungkin anda dapat membuat angkringan milik anda sendiri

Dengan modal 4 juta untuk membeli 1 set gerobak angkringan dan modal 1 juta untuk modal awal membeli bahan baku anda dapat mulai menjalankan angkringan.

Peluang Usaha : Jasa pengetikan

Jika anda hobi menulis, tentunya usaha sampingan ini akan cocok dengan anda, dengan bermodalkan komputer atau laptop anda dapat menjalankan usaha sampingan ini. usaha sampingan ini umum kita jumpai didekat kampus, sekolah-sekolah dan perkantoran.

Baca Juga : 9 Ide Bisnis Unik Dan Menarik Lengkap Dengan Persiapannya
Read More

Wednesday, 10 August 2016

Pembelajaran Berbasis Web dan Internet

Pembelajaran Berbasis Web dan Internet - Era globalisasi terjadi di abad ke – 21 ,pada era ini terjadi berbagai perubahan di seluruh aspek perubahan bukan hanya pada iptek , namun dalam bidang ekonomi sosial politik dan termasuk didalam bidang pendidikan. Perkembangan terjadi sangat pesat dalam bidang internet dan teknologi terutama teknologiinformasi dan komunikasi, dampak era globalisasi ini menuntut manusia untuk terus belajar beradaptasi, tentunya pembelajaran akan lebih mudah jika dilakukan dengan Pembelajaran Berbasis Web dan Internet karena kita tidak dituntut untuk bertatap muka. Manusia sebagai pencipta globalisasi tersebut harus mampu mengendalikan menguasai dan memanfaatkan globalisasi untuk kepentingan kehidupan. Batasan fisik antar negara hampir tidak ada, teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan dunia ini semakin mengecil, karena globalisasi tidak tertahankan.
Pembelajaran Berbasis Web dan Internet

"Kata Kunci : Pembelajaran Internet, E-Learning, Website, Model Pembelajaran"

Pada zaman ini siswa-siswa yang sedang menuntut ilmu yang akan menjadi pelaku utama dan tentunya menjadi pesaing utama, disinilah peran guru dibutuhkan untuk membantu siswa agar siap menghadapi dalam memasuki zaman globalisasi dengan mengembangkan pembelajaran yang berorientasi masa depan. untuk menghadapi tantangan tersebut maka diperlukanlah sebuah metode pembelajaran baru yakni Pembelajaran Berbasis Web dan Internet

Model-model pembelajaran internet 
Ada tiga bentuk sistem pembelajaran internet yaitu: web cource, web centric cource, web enhaced cource.

Web cource  ialah penggunaan internet yang ditujukan untuk keperluan pembelajaran, dimana pada bagian bahan ajar, diskusi, konsultasi, penugasan, latihan dan ujian sepenuhnya di sampaikan melalui int internet. siswa dan guru sepenuhnya terpisah dengan kata lain lebih banyak dilakukan secara ansinkron dari pada secara sinkron. Pembelajaran melalui web cource tidak menggunakan tatap muka, seluruh proses pembelajaran sepenuhnya menggunakan fasilitas internet.

web centric cource adalah model pembelajaran yang dimana bahan belajar diskusi penugasan dan latihan disampaikan melalui internet sedangkan ujian dilakukan secaran tatap muka. Namun, presentasetatap muka lebih kecil dibandingkan pembelajaran melalui internet. Penerapan model ini sering dilakukan kepada perguruan tinggi terkemuka yang menggunakan sistem belajar secara of campus

web enhaced cource adalah pemanfaatan internet untuk keperluan pendidikan yang menunjang peningkatan kualitas belajar mengajar didalam kelas, kegiatan pembelajaran utama adalah tatap muka dikelas. Dalam model pembelajaran ini internet berperan sebagai sumber informasi yang memperkaya informasi dengan cara memberikan berbagai alamat atau membuat link belajar yang sesuai dan bisa di akses berbeda dengan bentuk yang sebelumnya pembelajaran melaui model ini lebih banyak memiliki kegiatan tatap muka dibandingan dengan penggunaan internet.

pengembangan model pembelajaran melalui internet

Dalam pengembangan model pembelajaran berbasis internet diperlukan adanya penilaian dan pertimbangan atas beberapa hal yang tentunya tidak kalah penting, antara lain:

  1. Dari segi keuntungan, Pembelajaran berbasis internet dapat memberikan keuntungan bagi intitusi staff mengajar pengelola dan terutama keuntungan yang akan diperoleh siswa dalam meningkatkan kualitas mereka apabila dibandingkan dengan penyelenggaraan pembelajaran tatap muka secara konfensional.
  2. Dari segi biaya pengembangan infrastruktur serta pengadaan peralatan softwere 
  3. Pertimbangan kemampuan penyediaan dana dalam setiap keputusan yang diambil
  4. Sistem pembelajaran berbasis internet memerlukan biaya yang tidak sedikit, biaya tersebut digunakan dalam perawatan biaya langganan ISP dan biaya langganan saluran telepone. Untuk menanggulangi biaya oprasional tersebut dapat dilakukan dengan cara  pendayagunaan sistem agar menghasilkan uang antara lain dengan membuka warnet umum 
  5. Sumberdaya manusia. dalam hal ini guru-guru memahami prinsip-prinsip pembelajran internet. untuk membekali hal tersebut diperlukan pemberian pelatihan agar menghasilkan tenaga yang memiliki kualifikasi
  6. Siswa. Diperlukan serangkaian upaya untuk mengkondisikan agar siswa siap berpartisipasi secara aktif dalam sistem pembelajaran yang baru tersebut.

Aplikasi pembelajaran melalui teknologi informasi

E-learning dapat diartikan sebagai segala aktivitas belajar yang menggunakan media teknologi elektronik sebagai bantuan. E-learning juga dapat diaplikasikan dalam pendidikan konvensional dan pendidikan jarak jauh. Web based learning, merupakan salah satu bentuk e-learning yang materi maupun cara penyampaiannya (delivery method) melalui internet (web)

Dalam proses pembelajaran, aplkasi e-learning bisa mencakup aspek perencanaan implementasi dan evaluasi. Aplikasi perencanaan pembelajaran yang berbasis e-learning tersebut memuat rencana perkiraan dan gambran umum tentang rencana pembelajaran. komponen utama perencanaan pembelajaran yaitu materi, KBM, dan evaluasi.

Penerapan bahan ajar atau materi berfungsi sebagai upaya pencapaian tujuan biasanya terdapat dalam buku paket maupun tatap muka secara langsung. Sedangkan bahan ajar e-learning berupa akses melalui halaman web dengan demikian perolehan informasi akan bersifat lebih berfariasi
Kegiatan belajar mengajar pada intinya bersi mengenai deskripsi materi, metode pembelajaran dan alat atau media pembelajaran. untuk media pembelajran berbasis e-learning sama seperti tahap penetapan bahan ajar yaitu ada dalm halaman web

Evaluasi merupakan komponen terahir sebagai acuan pengukur sejauh mana tujuan pembelajran telah dicapai, dan apa yang harus dilakukan apabila tujuan itu belum tercapai.
Dalam implementasi pembelajaran terdapat model penerapan e-learning yang bisa digunakan yaitu selektif model, sequential model, statik statiton model, dan laboratori model.

Selectif model

Model pembelajaran ini digunakan  dilakukan jika terdapat satu buah komputer (jumlah terbatas) maka guru harus memilih alat atau media dari internet sebagai bahan ajar. Dan secara terpaksa guru harus mendemonstrasikan bahan ajar tersebut kepada siswanya. Namun, jika terdapat dua buah komputer maka siswa harus diberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman langsung.

Sequential model

Model ini digunakan jika hanya terdapat dua atau tiga komputer. Siswa dibagi menjadi kelompok kecil kemudian mencari sumber belajar yang di butuhkan.

Statik statiton model

Sama seperti pada dua model diatas, jumlah komputer di sekolah terbatas guru harus mempunyai beberapa sumber belajar untuk mencapai beberapa tujuan. Siswa dibagi menjadi satu atau dua kelompok untuk melakukan pembelajaran e-learning agar tercapai tujuan pembelajaran.

Laboratori model

Model ini digunakan jika tersedia sejumlah komputer yang dilengkapi dengan jaringan internet dimana siswa dapat menggunakan komputer lebih leluasa dan seluruh siswa dapat menggunakan komputer sebagai bahan pembelajaran mandiri

Kelebihan Pembelajaran Berbasis Web
  • Pembelajar dapat belajar sesuai dengan karaktristik dan langkah dirinya sendiri karena pembelajaran berbasis web membuat pembelajaran menjadi bersifat individual
  • Memungkinkan setiap orang kapanpun dan dimanapun untuk mempelajari apapun.
  • Kemampuan untuk membuat link (tautan), sehingga pembelajar dapat mengakses informasi dari berbagai sumber yang berbeda, baik di dalam maupun luar lingkungan belajar.
  • Dapat mendorong pembelajar lebih aktif dan mandiri didalam belajar.
  • Sangat potensial sebagai sumber belajar bagi pebelajar yang tidak memiliki cukup waktu untuk belajar.
  • Menyediakan sumber belajar tambahan yang dapat digunakan untuk memperkaya materi pemeblajaran. 
  • Menyediakan mesin pencari yang dapat digunakan untuk mencari informasi yang mereka butuhkan.
  • Isi materi pelajaran dapat di-update dengan mudah
Kekurangan Pembelajaran Berbasis WEB
  • Pembelajar dapat cepat merasa bosan dan jenuh jika mereka tidak dapat mengakses informasi, dikarenakan tidak terdapat peralatan yang memadai dan bandwidth yang cukup. 
  • Keberhasilan pembelajaran berbasis web tergantung paa kemandirian dan motivasi pembelajar.
  • Akses untuk mengikuti pembelajaran dengan menggunakan web seringkali menjadi masalah bagi pembelajar. 
  • Dengan menggunakan pembelajaran berbasis web, pembelajar terkadang merasa terisolasi, terutama jika terdapat keterbatasan dalam fasilitas komunikasi.
  • Dibutuhkannya panduan bagi pembelajar untuk mencari informasi yang elevan, karena informasi yang terdapat di dalam web sangat beragam.
Daftar Pustaka

Sa`ud, Saefudin, Udin. (2009). Inovasi Pendidikan. Bandung. Alfabeta CV
Jsetyotri. 2013. Pembelajaran berbasis web. Di unduh dari
http://jsetyotri.co.id/2013/03/pembelajaran-berbasis-web.html

Read More

Tuesday, 9 August 2016

Pengertian dan Jenis Model Pembelajaran

Pengertian dan Jenis Model Pembelajaran - Pentingnya Model Pembelajaran atau model mengajar merupakan suatu pola atau rencana yang dipakai guru dalam mengorganisasikan materi pelajaran maupun kegiatan siswa dan dapat dijadikan petunjuk bagaimana guru mengajar di depan kelas (seperti alur yang diikutinya). Penggunaan  model pembelajaran tertentu akan menghasilkan pencapaian tujuan-tujuan yang telah diprogramkan maupun semula yang tidak diprogramkan  (Mulyani, 2000).

Model pembelajaran merupakan kerangka konseptual yang menggambarkan prosedur dalam mengorganisasi pengalaman pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. model pembelajaran berfungsi sebagai pedoman bagi guru dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan pembelajaran (Adi, 2000)

Unsur Penting Dalam Model Pembelajaran

Berdasarkan beberapa pendapat ahli di atas, dapat dikatakan bahwa sesuatu dapat dikatakan model pembelajaran, jika mengandung unsur-unsur penting, diantaranya:

  1. memiliki nama, 
  2. merupakan landasan filosofis pelaksanaan pembelajaran, 
  3. melandaskan pada teori belajar dan teori pembelajaran, 
  4. mempunyai tujuan atau maksud tertentu, 
  5. memiliki pola langkah kegiatan belajar mengajar yang jelas, 
  6. mengandung komponen-komponen, seperti guru, siswa, interaksi guru dan siswa, dan alat untuk menyampaikan model.

Generalisasi Model Pembelajaran

Model pembelajaran dapat digunakan sebagai bahan rujukan pengantar untuk mengelola pembelajaran. Dengan demikian, model merupakan suatu rancangan yang di dalamnya menggambarkan sebuah proses pembelajaran yang dapat dilaksanakan oleh guru dalam mentransfer pengetahuan maupun nilai-nilai kepada siswa.

Dalam proses belajar banyak model pembelajaran yang dipilih sesuai dengan materi yang disampaikan oleh guru. Macam-macam model pembelajaran tersebut antara lain:
Model Pembelajaran Kontekstual
Model Pembelajaran Kooperatif
Model Pembelajaran Quantum
Model Pembelajaran Terpadu
Model Pembelajaran Berbasis masalah (PBL)Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction), dan Model Pembelajaran diskusi.

Ada banyak model pembelajaran yang dikembangkan oleh para ahli dalam usaha mengoptimalkan hasil belajar siswa diantaranya adalah:

Model Pembelajaran Kontekstual (constextual teaching and learning-CTL)

Adalah konsep belajar yang mendorong guru untuk menghubungkan antara materi yang diajarkan dan situasi dunia nyata siswa.

Model Pembelajaran Kooperatif (Coorperative learning)

Merupakan model pengajaran dimana siswa belajar dalam kelompok kecil yang memiliki tingkat kemampuan berbeda. Dalam menyelesaikan tugas kelompok, setiap anggota saling kerjasama dan membantu untuk memahami suatu bahan pembelajaran.
 

Model Pembelajaran Quantum

Merupakan ramuan atau rakitan dari berbagai teori atau pandangan psikologi kognitif dan pemograman neurologi/ neurolinguistik yang jauh sebelumnya sudah ada.

Model Pembelajaran Terpadu

Merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang memungkinkan siswa baik secara individual maupun kelompok aktif mencari, menggali, dan menemukan model yang mencoba memadukan beberapa pokok bahasan. Melalui pembelajaran terpadu siswa dapat memperoleh pengalaman langsung, sehingga dapat menambah kekuatan untuk menerima, menyimpan, dan memproduksi kesan-kesan tentang hal-hal yang dipelajarinya.

Model Pembelajaran Berbasis masalah (PBL)

Dirancang untuk membantu mencapai tujuan-tujuan seperti meningkatkan keterampilan intelektual dan investigative, memahami peran orang dewasa, dan membantu siswa untuk menjadi pelajar yang mandiri.

Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction)

Merupakan salah satu model pengajaran yang dirancang khusus untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan procedural dan pengetahuan deklaratif yang terstruktur dengan baik dan dapat dipelajari selangkah demi selangkah.

Model Pembelajaran diskusi

Adalah sebuah interaksi komunikasi antara dua orang atau lebih (sebagai suatu kelompok). Biasanya komunikasi antara mereka/ kelompok berupa salah satu ilmu atau pengetahuan dasar yang akhirnya memberikan rasa pemahaman yang baik dan benar.

Pendekatan Pembelajaran

Secara garis besar dibagi menjadi dua, yaitu teacher centered dan student centered. Pada pendekatan teacher centered pembelajaran berpusat kepada guru. Guru bertindak sebagai pakar yang mengutarakan pengalamannya secara baik sehingga dapat menginspirasi dan menstimulasi siswa. Sementara pendekatan student centered, siswa didorong untuk mengerjakan sesuatu sebagai pengalaman praktik dan membangun makna atas pengalaman yang diperolehnya. Guru hanya berperan sebagai motivator dan fasilitator.

Menurut Gulo (2008: 4) adalah titik tolak atau sudut pandang kita dalam memandang seluruh masalah yang ada dalam program belajar mengajar. Sudut pandang tertentu tersebut menggambarkan cara berpikir dan sikap seorang guru dalam menyelesaikan persoalan yang ia hadapi. Selain itu, pengertian pendekatan menurut Soetoyo adalah suatu jalan yang ditempuh guru dalam mencapai tujuan pengajaran ditinjau dari sudut bagaimana materi itu disusun dan disampaikan.

Unsur Penting Pendekatan Pembelajaran

Paradigma pendekatan sekarang yang berkembang adalah pendekatan yang berorientasi pada siswa, sehingga siswa merupakan subjek  pembelajaran. Unsur-unsur pentinga dalam pendekatan pembelajaran, antara lain: (1) merupakan sebuah filosofi/landasan, (2) merupakan sudut pandang terhadap proses pembelajaran, (3) serangkaian kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu, (4) jalan yang ditempuh untuk menyampaikan materi.

Generalisasi Pendekatan Pembelajaran

Pendekatan memiliki hakikat yang sama, yaitu sebuah filosofi atau landasansudut pandang dalam melihat bagaimana proses pembelajaran dilakukan sehingga tujuan yang diharapkan tercapai. Paradigma pendekatan yang sekarang berkembang adalah pendekatan yang berorientasi pada siswa sehingga siswa merupakan subjek pembelajaran.

Read More